Bendahara DPW PKB Aceh Minta Pemerintah Aceh Bertindak Cepat Atasi Kabut Asap
BANDA ACEH – Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti Aceh. Kualitas udara pun turun ke level tidak sehat. Masyarakat mulai menghirup udara kotor.
Bendahara DPW PKB Aceh Dony Arega Rajes langsung merespons kondisi ini. Ia meminta pemerintah daerah tidak diam. Ia menegaskan kesehatan masyarakat lebih penting.
“Bagi masyarakat aceh untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan yang mendesak,” ujar Dony, Jumat (16/10/2026).
Dony menegaskan, warga sebaiknya tetap di rumah. Langkah ini penting untuk mengurangi paparan asap. Asap berbahaya bagi pernapasan.
Sementara itu, Dony menyoroti peran pemerintah. Ia mendesak Pemerintah Aceh segera mengambil langkah strategis. Pemerintah harus membantu warga yang tetap beraktivitas di luar rumah.
“Pemerinta aceh segara mengambil langka-langkah yang strategis untuk membantu masyarakat yang beraktivitas diluar rumah,” tambah Dony.
Lebih lanjut, Dony menegaskan lagi, penanganan kabut asap tidak boleh lambat. Pemerintah harus bergerak cepat. Jangan sampai kesehatan warga jadi taruhan. Kesehatan masyarakat lebih penting daripada urusan lain.
Dony juga menegaskan, pemerintah tidak boleh menunggu situasi memburuk. Ia menilai, kesehatan warga tidak bisa ditunda. Pemerintah harus hadir dengan solusi nyata.
Oleh karena itu, DPW PKB Aceh berharap pemerintah daerah segera bertindak. Warga Aceh butuh udara bersih. Warga Aceh butuh perlindungan kesehatan. Dengan demikian, aktivitas masyarakat tetap aman dan sehat.***

