Bupati Aceh Selatan Tinjau Excavator Bantuan KKP, Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pasca Banjir
ACEH SELATAN – Satu unit excavator bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi tiba di Kabupaten Aceh Selatan, Senin (3/8/2026). Alat berat ini diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi infrastruktur kelautan dan perikanan yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 lalu.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, meninjau langsung dan mencoba excavator tersebut, Selasa (4/8/2026). Ia menyampaikan apresiasi kepada KKP atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas bantuan yang diberikan. Kami optimistis bantuan ini akan mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, Aceh Selatan menjadi salah satu daerah penerima bantuan karena merupakan wilayah terdampak banjir hidrometeorologi di Pulau Sumatera. Bantuan ini juga hasil komunikasi dan koordinasi yang baik antara Pemkab Aceh Selatan dengan KKP.
Excavator akan dimanfaatkan untuk pembangunan dan rehabilitasi tambak, kolam budidaya, saluran irigasi perikanan, serta jalan produksi di kawasan terdampak bencana dan wilayah potensial pengembangan budidaya. Pengoperasian akan dilakukan setelah petunjuk teknis dari KKP diterbitkan.
Lebih lanjut, Bupati Mirwan menegaskan bantuan ini bukan sekadar alat berat, melainkan upaya mempercepat bangkitnya aktivitas usaha pembudi daya ikan dan memperkuat infrastruktur sektor kelautan dan perikanan.
“Kabupaten Aceh Selatan memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan. Dengan dukungan pemerintah pusat, kami optimistis potensi tersebut dapat dioptimalkan sehingga mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambahnya.
Begitupun, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Selatan, Hadi Suhaima, menyebut bantuan excavator ini bentuk nyata komitmen pemerintah pusat mempercepat pemulihan sektor perikanan di daerah.
“Bantuan ini sangat berarti bagi Aceh Selatan. Excavator akan dimanfaatkan untuk mempercepat rehabilitasi tambak, kolam budidaya, saluran irigasi perikanan, serta jalan produksi yang mengalami kerusakan akibat banjir. Setelah petunjuk teknis dari KKP diterbitkan, kami akan segera mengoperasikan alat ini sesuai ketentuan dan berdasarkan skala prioritas kebutuhan di lapangan,” ujar Hadi Suhaima.
Ia berharap keberadaan alat berat ini mampu mempercepat pemulihan aktivitas usaha perikanan budidaya, meningkatkan produktivitas, serta memberi manfaat nyata bagi nelayan, pembudi daya ikan, dan masyarakat pesisir di Aceh Selatan.
DKP Aceh Selatan berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan KKP dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, tangguh bencana, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.***

