Dony Arega Rajes Desak Polisi Telusuri Jaringan Narkotika di Balik Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie
BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 9, Dony Arega Rajes, mendesak kepolisian menelusuri secara menyeluruh jaringan narkotika di balik pengungkapan pabrik sabu di Kabupaten Pidie.
Bendahara DPW PKB Aceh itu, meminta aparat penegak hukum tidak hanya berfokus pada pihak yang terlibat langsung dalam operasional pabrik. Menurutnya, pengungkapan pabrik sabu harus menjadi pintu masuk bagi aparat kepolisian untuk mengusut seluruh mata rantai jaringan narkotika berdasarkan bukti dan hasil penyidikan.
Selain itu, Dony menegaskan penanganan kasus tersebut perlu berjalan secara profesional, transparan, dan menyeluruh. Dengan begitu, aparat dapat memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Lebih lanjut, ia juga berharap pengungkapan kasus ini menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika di Aceh. Sebab, peredaran barang terlarang tersebut berpotensi merusak masa depan generasi muda.
“Pengungkapan pabrik sabu ini harus ditindaklanjuti dengan mengusut tuntas jaringan di belakangnya. Siapa pun yang terbukti terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Dony, Minggu, 25 Oktober 2025.
Begitupun, Dony menambahkan, pengusutan jaringan tidak cukup berhenti pada pelaku lapangan. Menurutnya, penyidik perlu memetakan peran pemodal, pemasok bahan baku, dan distributor agar pemberantasan narkotika di Aceh berjalan tuntas.
“Kami minta aparat tidak hanya fokus pada pelaku langsung. Pemodal, pemasok bahan baku, dan distributor juga harus diungkap. Pengungkapan pabrik sabu ini harus menjadi pintu masuk mengusut seluruh mata rantai jaringan narkotika berdasarkan bukti dan hasil penyidikan,” tegas Dony.
Ia berharap, aparat kepolisian terus mengembangkan penyidikan. Harapannya, penyidikan mengungkap jaringan yang berkaitan dengan aktivitas produksi dan peredaran narkotika tersebut secara menyeluruh.***

